• August 2016
    M T W T F S S
    « Mar    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Top Rated

  • Archives

M. DZAKA ILHAM

Allahu Akbar…Allahu Akbar…Di sambut dengan suara takbir dari seluruh penjuru dunia, kelahiran putra kami yang ke tiga waktu itu, yaitu tepatnya tanggal 26 Nopember 2009 jam 19:05 malam Idul Adha, setelah lebih kurang selama 8 jam kami menunggunya. Istriku masuk ruang persalinan mulai sekitar jam 09:30 pagi di sebuah rumah sakit yang ada dilingkungan komplek perumahan tempat kami tinggal, yaitu Rumah Sakit Harapan Keluarga Cikarang Baru, dalam proses kelahirannya di tungguhin oleh kami sekeluarga

Istriku merasa putra kami ini mengalami perkembangan yang sangat cepat, di banding dengan kakak – kakaknya waktu itu, mungkin karena anak laki – laki sehingga konsumsi asinya lebih banyak sehingga mengalami pertumbuhan yang sangat cepat, bahkan istriku juga harus extra makan agar bisa menghasilkan asi yang cukup untuk dikonsumsi, beda dengan kakak – kakaknya yang dulu, waktu kakak – kakaknya di lahirkan, Istriku masih bekerja sehingga untuk memenuhi kebutuhan asinya harus di sambung dengan susu formula, lain halnya dengan putra kami sekarang, Ibunya sekarang sudah resign dari pekerjaannya,  dulu seorang karyawati sebuah perusahaan asing ( jepang ) yang bergerak di bidang elektronik yaitu produsen printer. Istriku resign sejak tahun 2003 ketika anaku yang pertama mulai masuk sekolah, dan  tahun 2009 harapan keluarga kami terpenuhi , dengan kelahiran putra kami lengkap sudah  kebahagian keluarga kami, karena kedua kakaknya semuanya perempuan,  jadi dengan kelahirannya harapan keluarga kami selama ini telah di kabulkan oleh Allah SWT. Terima kasih Ya Allah Engkau telah memberikan amanah dan kebahagian kepada keluarga kami,

Tak terasa sudah tiga bulan puta kami menikmati indahnya dunia ini, banyak komentar tentang nya oleh ibu – ibu tetangga maupun kerabat yang kebetulan main ke rumah, katanya mirip Mba Naya, ada juga yang bilang mirip Mba’ Kiki, oyaa  kami lupa memperkenalkan,  anak kami yang pertama dan kedua semuanya  perempuan namanya Ainaya Ayu Cahyani & Chaerani Ayu Nurrizqi, yang biasa di panggil Mba’ Naya & Mba’ Kiki, Mba Naya sekolah di SDIT ANNUR , kalau Mba Kiki di SDIT PLUS CORDOVA,

dulu sebelum putra kami yang ketiga lahir istriku yang antar jemput mereka berdua kalau sekolah, namun setelah kelahiran putra kami jadi agak repot  / tidak bisa antar jemput lagi karena sikecil belum bisa ditinggal sendiri dirumah, kami adalah keluarga yang sederhana jadi tidak mempunyai pembantu atau baby sister yang biasa membantu merawat bayi, semua di kerjakan oleh Istriku  sendiri, semua yang berhubungan dengan keperluan si kecil, kadang – kadang aku juga ikut bantu, ketika  baru lahir aku sendiri yang mandiin, karena istriku masih memulihkan kesehatanya setelah melahirkan, Ya memang kalau mencuci baju dan menyeterika istriku minta tolong sama bibi tukang cuci.

Setelah bermusyawarah akhirnya  muncul kesepakatan antara aku, istriku, Naya dan Kiki. Bahwa Naya dan Kiki ke sekolah naik sepeda, dengan pertimbangan jarak sekolahan dengan rumah kami tidak terlalu jauh, temannya juga banyak yang naik sepeda. Selain itu untuk makan siang ikut catering saja , karena belum tentu ibunya bisa nganterin makan siang karena juga belum tentu bisa masak karena repot mengurus dede’ nya.  Mereka berdua sangat sayang kepada adiknya, bahkan kadang mereka sampai berebut untuk menggendongnya, namun Mba’ Kiki belum kuat untuk menggendong jadi kalau  ikut Mba Kiki paling Cuma di pangku saja, kalau Mba Naya sudah bisa dan kuat untuk menggendong, kadang di tinggal ibunya belanja sayur atau di tinggal ke warung untuk keperluan dapur Mba Nayalah yang menjagai dan menggendongnya kalau Mba’ Naya pas di rumah libur sekolah. Tapi yang paling sering gendong ya aku sendiri kalau pas di rumah.  Karena  kerjaku  di shift sehingga kalau siang hari bisa membantu momong si kecil.

Seminggu setelah Ilham dilahirkan Si Mbahnya dari Kampung ( Trenggalek ) datang menjenguk bahkan Kakek buyutnya juga ikut menjenguk padahal umurnya sudah mencapai 80 an, namun Alhamdulillah beliau – beliau selama dalam perjalanan dan sampai dirumahku sehat wal afiat, padahal ketika aku mendengar kalau kakek buyut juga mau ikut menjenguk Ilham bersama  Si Mbah ada rasa kekhawatiran mengingat umurnya yang sudah sepuh, karena perjalanan dari Trenggalek bisa mencapai 18 jam dengan menggunakan bus, Ya cuma bus yang gampang untuk transportasi dari kampungku karena langsung bisa turun di poolnya, dari pool tinggal naik ojek.

Kurang lebih 10 hari si mbah ada dirumahku, namun tidur dirumahku paling cuma 5 malam, selebihnya tidur di rumah adikku, kalau kakek buyut di rumahku cuma semalam, setelah istirahat beliau ke Jakarta kerumah Pamanku, Setelah Si Mbah kembali ke Trenggalek, Si Mbah dan mba’ dari Brebes gantian datang menjenguk Ilham, kebahagian terpancar dari wajah istriku karena yang datang sekarang keluarga dari istriku, kalau yang dari Trenggalek adalah keluarga dari Aku . Si Mbah dari Brebes juga tidak lama di rumahku karena mau langsung ke Depok ke rumah Mas iparku . Namun kedatangan mereka sangat membahagiakan sekali keluarga kami walaupun hanya sebentar, karena keluarga kami biasanya pulang kampung kalau pas lebaran saja, itu saja pulangnya gantian, tahun ini lebaran di Mbah Brebes ,tahun depannya di Mbah Trenggalek, dengan kata lain dua tahun sekali kami berkunjung ke rumah Si Mbah di kampung. Selain pertimbangan transportasi  juga waktu, karena kalau tidak lebaran tidak ada  waktu libur yang panjang, misalnya liburan sekolah setelah semesteran, anak – anak libur tapi aku  kerja,  jadi liburnya bisa bareng ya cuma lebaran saja.

Ada yang beda dengan Ilham ini , waktu kakaknya dulu tidak ada yang malam bangun dan tidak tidur – tidur sampai pagi, paling bangun kalau mau minum susu saja, namun Ilham ini sering malam tidak tidur , kadang baru tidur setelah subuh, jadi kadang aku juga kasihan sama istriku ikut tidak tidur jagaain  sehingga sampai stamina turun dan hampir jatuh sakit.

Ya kami belum bisa mengatur pola tidurnya sehingga kadang kalau siang tidur terus tapi malamnya malah melek terus. Kami berharap agar Ilham kelak bisa mengikuti jejak para sahabat Rasul yang mempunyai ketajaman bashiroh karena kekuatannya untuk bangun malam dan menjalankan qiyamul lail. Sesuai dengan nama yang kami berikan “ Muhammad Dzaka Ilham” yang kurang lebih bermakna Sebagai orang pilihan yang mempunyai kecerdasan untuk menerima sinyal dari Allah SWT. Amin…..

SENI MENATA HATI

Pergaulan yang asli adalah pergaulan dari hati ke hati yang penuh keikhlasan, yang insya Allah akan terasa sangat indah dan menyenangkan. Pergaulan yang penuh rekayasa dan tipu daya demi kepentingan yang bernilai rendah tidak akan pernah langgeng dan cenderung menjadi masalah.

1. Aku Bukan Ancaman Bagimu

Kita tidak boleh menjadi seorang yang merugikan orang lain, terlebih kalau kita simak Rasulullah Saw. bersabda,
“Muslim yang terbaik adalah muslim yang muslim lainnya selamat/merasa aman dari gangguan lisan dan tagannya.” (HR. Bukhari)

a.Hindari penghinaan
Apapun yang bersifat merendahkan, ejekan, penghinaan dalam bentuk apapun terhadap seseorang, baik tentang kepribadian, bentuk tubuh, dan sebagainya, jangan pernah dilakukan, karena tak ada masalah yang selesai dengan penghinaan, mencela, merendahkan, yang ada adalah perasaan sakit hati serta rasa dendam.
b.Hindari ikut campur urusan pribadi
Hindari pula ikut campur urusan pribadi seseorang yang tidak ada manfaatnya jika kita terlibat. Seperti yang kita maklumi setiap orang punya urusan pribadi yang sangat sensitif, yang bila terusik niscaya akan menimbulkan keberangan.
c.Hindari memotong pembicaraan
Sungguh dongkol bila kita sedang berbicara kemudian tiba-tiba dipotong dan disangkal, berbeda halnya bila uraian tuntas dan kemudian dikoreksi dengan cara yag arif, niscaya kita pun berkecenderungan menghargainya bahkan mungkin menerimanya. Maka latihlah diri kita untuk bersabar dalam mendengar dan mengoreksi dengan cara yang terbak pada waktu yang tepat.
d.Hindari membandingkan
Jangan pernah dengan sengaja membandingkan jasa, kebaikan, penampilan, harta, kedudukan seseorang sehingga yang mendengarnya merasa dirinya tidak berharga, rendah atau merasa terhina.
e.Jangan membela musuhnya, mencaci kawannya
Membela musuh maka dianggap bergabung dengan musuhnya, begitu pula mencaci kawannya berarti memusuhi dirinya. Bersikaplah yang netral, sepanjang diri kita menginginkan kebaikan bagi semua pihak, dan sadar bahwa untuk berubah harus siap menjalani proses dan tahapan.
f.Hindari merusak kebahagiaannya
Bila seseorang sedang berbahagia, janganlah melakukan tindakan yang akan merusak kebahagiaanya. Misalkan ada seseorang yang merasa beruntung mendapatkan hadiah dari luar negeri, padahal kita tauh persis bahwa barang tersebut buatan dalam negeri, maka kita tak perlu menyampaikannya, biarlah dia berbahagia mendapatkan oleh-oleh tersebut.
g.Jangan mengungkit masa lalu
Apalagi jika yang diungkit adalah kesalahan, aib atau kekurangan yang sedang berusaha ditutupi.
Ingatlah bahwa setiap orang memiliki kesalahan yang sangat ingin disembunyikannya, termasuk diri kita, maka jangan pernah usil untuk mengungkit dan membeberkannya, hal seperti ini sama denga mengajak bermusuhan.
h.Jangan mengambil haknya
Jangan pernah terpikir untuk menikmati hak orang lain, setiap gangguan terhadap hak seseorang akan menimbulkan asa tidak suka dan perlawanan yang tentu akan merusak hubungan.. Sepatutnya kita harus belajar menikmati hak kita, agar bermanfaat dan menjadi bahan kebahagiaan orang lain.
i.Hati-hati dengan kemarahan
Bila anda marah, maka waspadalah karenan kemarahan yang tak terkendali biasanya menghasilkankata dan perilaku yang keji, yang sangat melukai, dan tentu perbuatan ini akan menghancurkan hubungan baik di lingkungan manapun. Kita harus mulai berlatih mengendalikan kemarahan sekuat tenaga dan tak usah sungkan untuk meminta maaf andai kata ucaan dirasakan berlebihan.
j.Jangan menertawakannya
Sebagian besar dari sikap menertawakan seseorang adalah karena kekurangannnya, baik sikap, penampilan, bentuk rupa, ucapan dan lain sebagainya, dan ingatlah bahwa tertawa yang tidak pada tempatnya serta berlebihan akan mengundang rasa sakit hati.
k.Hati-hati dengan penampilan, bau badan dan bau mulut
Tidak ada salahnya kita selalu mengontrol penampilan, bau badan atau mulut kita, karena penampilan atau bau badan yang tidak segar akan membuat orang lain merasa terusik kenyamanannya, dan cenderung ingin menghindari kita.

2. Aku menyenangkan bagimu

a.Wajah yang selalu cerah ceria
Rasulullah senantiasa berwajah ceria, beliau pernah besabda, “Janganlah terlalu membebani jiwamu dengan segala kesungguhan hati. Hiburlah dirimu dengan hal-hal yang ringan dan lucu, sebab bila hati terus dipaksakan memikul beban-beban yang berat, ia akan menjadi buta”. (Sunan Abu Dawud).
b.Senyum tulus
Rasulullah senantiasa tersenyum manis sekali dan ini sangat menyenangkan bagi siapapun yang menatapnya. Senyum adalah sedekah, senyuman yang tulus memiliki daya sentuh yang dalam ke dalam lubuk hati siapapun, senyum adalah nikmat Allah yang besar bagi manusia yang mencintai kebaikan. Senyum tidak dimiliki oleh orang-orang yang keji, sombong, angkuh, dan orang yang busuk hati.
c.Kata-kata yang santun dan lembut
Pilihlah kata-kata yang paling sopan dengan dan sampaikan dengan cara yang lembut, karena sikap seperti itulah yang dilakukan Rasulullah, ketika berbincang dengan para sahabatnya, sehingga terbangun suasana yang menyenangkan. Hindari kata yang kasar, menyakitkan, merendahkan, mempermalukan, serta hindari pula nada suara yang keras dan berlebihan.
d.Senang menyapa dan mengucapkan salam
Upayakanlah kita selalu menjadi orang yang paling dahulu dalam menyapa dan mengucapkan salam. Jabatlah tagan kawan kita penuh dengan kehangatan dan lepaslah tangan sesudah diepaskan oleh orang lain, karena demikianlah yang dicontohkan Rasulullah.
Jangan lupa untuk menjawab salam dengan sempurna dan penuh perhatian.
e.Bersikap sangat sopan dan penuh penghormatan
Rsulullah jikalau berbincang dengan para sahabatnya selalu berusaha menghormati dengan cara duduk yang penuh perhatian, ikut tersenyum jika sahabatnya melucu, dan ikut merasa takjub ketika sahabatnya mengisahkan hal yang mempesona, sehingga setiap orang merasa dirinya sangat diutamakan oleh Rasulullah.
f.Senangkan perasaannya
Pujilah dengan tulus dan tepat terhadap sesuatu yang layak dipuji sambil kita kaitkan dengan kebesaran Allah sehingga yang dipuji pun teringat akan asal muasal nikmat yang diraihnya, nyatakan terima kasih dan do’akan. Hal ini akan membuatnya merasa bahagia. Dan ingat jangan pernah kikir untuk berterima kasih.
g.Penampilan yang menyenangkan
Gunakanlah pakaian yang rapi, serasi dan harum. Menggunakan pakaian yang baik bukanlah tanda kesombongan, Allah Maha Indah dan menyukai keindahan, tentu saja dalam batas yang sesuai syariat yang disukai Allah.
h.Maafkan kesalahannya
Jadilah pemaaf yang lapang dan tulus terhadap kekurangan dan kesalahan orang lain kepada kita, karena hal ini akan membuat bahagia dan senang siapapun yang pernah melakukan kekhilafan terhadap kita, dan tentu hal ini pun akan mengangkat citra kita dihatinya.

3. Aku Bermanfaat Bagimu

Keberuntungan kita bukanlah diukur dari apa yang kita dapatkan tapi dari nilai manfaat yang ada dari kehadiran kita, bukankah sebaik-baik di antara manusia adalah orang yang paling banyak manfaatnya bagi hamba-hamba Allah lainnya.
a.Rajin bersilaturahmi
Silaturahmi secara berkala, penuh perhatian, kasih sayang dan ketulusan walaupun hanya beberapa saat, benar-benar akan memiliki kesan yang mendalam, apalagi jikalau membawa hadiah, insya Allah akan menumbuhkan kasih sayang.
b.Saling berkirim hadiah
Seperti yang telah diungkap sebelumnya bahwa saling memberi dan berkirim hadiah akan menumbuhkan kasih sayang. Jangan pernah takut miskin dengan memberikan sesuatu, karena Allah yang Maha Kaya telah menjanjikan ganjaran dan jaminan tak akan miskin bagi ahli sedekah yang tulus.
c.Tolong dengan apapun
Bersegeralah menolong dengan segala kemampuan, harta, tenaga, waktu atau setidaknya perhatian yang tulus, walau perhatian untuk mendengar keluh kesahnya.
Apabila tidak mampu, maka do’akanlah, dan percayalah bahwa kebaikan sekecil apapun akan diperhatikan dan dibalas dengan sempurna oleh Allah.
d.Sumbangan ilmu dan pengalaman
Jangan pernah sungkan untuk mengajarkan ilmu dan pengalaman yang dimiliki, kita harus berupaya agar ilmu dan pengalaman yang ada pada diri kita bisa menjadi jalan bagi kesuksesan orang lain.

Insya Allah jikalau hidup kita penuh manfaat dengan tulus ikhlas maka, kebahagiaan dalam bergaul dengan siapapun akan tersa nikmat, karena tidak mengharapkan sesuatu dari orang melainkan kenikmatan kita adalah melakukan sesuatu untuk orang lain. Semata karena Allah SWT.
Sumber : K.H. Abdullah Gymnastiar

Satu Menit yang Amat Berharga

Kunci sukses ibu rumah tangga, pandai-pandai mengatur waktu antara kantor dan rumah tangga 24 jam bisa terasa panjang, bisa pula terasa pendek, tergantung bagaimana Anda memanfaatkannya. Seorang ibu yang memiliki empat oramg putra termasuk dua balita , dengan dibantu seorang pelayan, mampu menyelesaikan tugas-tugas cuci, masak, bersih-bersih rumah dan setrika setiap hari. Itu masih ditambah komunikasi mingguan dengan pihak sekolah dari ke-3 putranya, mengikuti kursus tajwid dan bahasa Arab, aktif di majelis ta’lim masjid kompleks, membaca satu hingga dua buku setiap bulannya, khatam al-Qur’an setidaknya sekali dalam sebulan, membuka internet setidaknya satu jam setiap hari, dan menjadi agen sebuah majalah dakwah untuk menambah penghasilannya. Waktu yang dimiliki setiap ibu sama, 24 jam sehari. Namun hasil yang diperoleh bisa jauh berbeda. Anda pun dapat mengelola waktu dengan baik, jika Anda mempersiapkan rencana dengan baik pula. Bagaimana jika dimulai sekarang? Pilah Memilah Waktu Dalam rutinitas kehidupan sebuah keluarga, masing-masing memiliki beberapa jenis waktu spesifik yang bisa diprioritaskan untuk diklasifikasikan. Seorang ibu yang juga bekerja di luar rumah harus bisa membagi waktu dengan baik antara pekerjaan kantor dengan rumah. Ia selesaikan pekerjaan kantor tanpa membawanya ke rumah. Di manapun ia berada ia bisa mengontrol kegiatan anak-anak lewat hand phonenya. Di rumah, ia akan bermain bersama balitanya secara total selama sepuluh hingga lima belas menit, namun setelah itu ia akan serius mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

Ibu yang lain tinggal bersama mertua yang sudah tua dan sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatan dan perhatian khusus, maka ia harus benar-benar membagi dengan baik waktu untuk mertua , suami dan untuk anak-anaknya. Ia banyak berbincang dengan mertua ketika anak-anak sedang sekolah, dan membimbing mertuanya untuk duduk di teras depan menikmati pemandangan luar. Sore hari ia harus menemani anak-anak belajar. Malam hari adalah waktu bersama keluarga di depan televisi, dan setelah anak-anak tidur ia akan menyediakan waktu satu jam untuk berdiskusi dengan suaminya.

Ada pula ibu yang sehari-hari ditinggal suaminya dinas di kota lain dan hanya pulang pada Sabtu dan Ahad. Maka dia meminta anak-anaknya untuk sebisa mungkin tidak membuat rencana kegiatan bersama teman-temannya pada Sabtu dan Ahad karena itu adalah waktu keluarga. Sebaliknya, Senin hingga Jum’at dipergunakan ibu untuk berbagai kegiatan sosial keagamaan untuk dirinya sendiri.

Secara umum pun, ibu bisa memilah pembagian waktu antara waktu untuk ibadah-ibadah maghdah dengan waktu untuk urusan duniawi. Dengan mengupayakan shalat tepat waktu, menyediakan waktu untuk shalat dhuha dan shalat lail, juga mengalokasikan beberapa puluh menit untuk membaca al- Qur’an

Bagaimana dengan model pengklasifikasian yang paling tepat untuk keluarga Anda? Tentukan prioritas pengklasifikasian waktu ini berdasar pengalaman rutinitas sehari-hari.

Semenitpun Berharga Sekali waktu jadwal kegiatan itu dievaluasi. Bila merasa masih memiliki waktu luang pada sore hari, misalnya saat anak-anak menonton film anak di televisi, apa yang sebaiknya dilakukan? Sementara ia tetap berada di dekat putranya, mengingat film-film anak itupun masih memerlukan bantuan sensor dari orang tua. Maka memilih kegiatan membuat ketrampilan bisa menjadi solusinya. Membuat bunga dari pita, membuat tas dari manik-manik, menyulam kruistik, hingga membuat boneka, yang hasilnya bisa dijual ke tetangga kanan kiri untuk menambah penghasilan.

Bila Anda hanya memiliki waktu lima belas hingga tiga puluh menit sebelum Maghrib, ketika suami belum juga sampai di rumah, maka ia membaca beberapa buku bacaan untuk menghabiskan waktu, itu juga baikJika kita bisa menghargai waktu, sesungguhnya semenit dalam sehari itu sangatlah berharga dan Anda akan bersyukur karena memiliki waktu luang walau hanya lima menit sehari. Misalnya kita memiliki wadah tertutup yang praktis, khusus untuk perangkat tas manik-maniknya yang bisa dengan mudah kita buka ataupun bereskan. Ketika menghadapi waktu luang walau hanya sepuluh menit, kita akan meneruskan rangkaian manik-maniknya itu. Dengan cara seperti ini kita bisa menyelesaikan sebuah tas dalam waktu lima hari tanpa harus menyediakan waktu khusus untuk itu. Manakala dalam sebulan kita mampu membuat enam buah tas dengan harga satuan seratus ribu rupiah, Anda bisa hitung pemasukannya yang lumayan hanya dengan cara memanfaatkan waktu-waktu sisanya.

Lima menit setiap hari ketika ibu menunggu adzan dhuhur tiba, dalam sebulan menjadi 150 menit atau 2,5 jam. Waktu sebanyak itu bisa Anda pergunakan untuk membaca habis sebuah buku, atau menghafal satu surah pendek al -Qur’an, atau membuat manik-manik tas maupun tempat tissue. Nah, dalam setahun, berapa nilai tambah itu akan semakin bertambah?

Jangan membuang semenit pun waktu luang yang ada dalam hidup Anda. Seandainya Anda harus merebahkan diri untuk beristirahatpun, manfaatkan untuk berzikir dengan nyaman!

Ingatlah pesan-pesan Rasulullah saw ini: “Pada setiap terbit fajar ada dua malaikat berseru :’Wahai anak Adam, aku adalah hari yang baru, dan aku datang untuk menyaksikan semua amalan kamu,oleh sebab itu manfaatkanlah aku sebaik-baiknya, karena aku tidak akan kembali lagi hingga hari Pengadilan'”(Hadist). Juga , “Rugilah barang siapa yang dalam dua hari hidupnya sama saja.” (Sunan Ad Daylami)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.